Gejala Sakit Jantung Rematik

Gejala Sakit Jantung RematikPenyakit jantung rematik merupakan salah satu jenis penyakit yang ditandai dengan terjadinya penyempitan atau juga terjadinya kebocoran di katup jantung, terutama adalah katup mitral. Penyakit ini dalam dunia medis dikenal dengan istilah Rhematic Heart Disease atau RHD.

Gejala Sakit Jantung Rematik

Gejala Sakit Jantung Rematik

Penyakit Jantung Rematik

Penyakit jantung rematik diakibatkan karena adanya suatu kerusakan pada semua jantung dan juga pada selaputnya. Penyakit jantung rematik adalah bentuk suatu komplikasi serta demam rematik dan hal ini biasanya terjadi setelah serangan dari demam rematik. Kejadian dari penyakit jantung rematik sudah sangat dikurangi lewat penggunaan dari antibiotik yang efektid pada bakteri sterptokokus yang bisa menyebabkan terjadinya penyakit demam rematik. Dan mereka yang beresiko mengalami gejala sakit jantung remaik adalah mereka yang tinggal di negara berkembang. Tetapi demam rematik yang bisa saja terjadi pada anak-anak dan juga juga mempunyai masalah sakit tenggorokan yang tidak diobati.

Gejala sakit jantung rematik adalah :

  1. Sesak nafas, karena terjadinya gangguan di organ jantung
  2. Selain itu gejala sakit jantung rematik yang lain adalah nyeri sendi yang berpindah-pindah
  3. Selain itu adanya bercak-bercak yang warnanya kemerahan pada bagain kulit
  4. Korea atau gerakan tangan yang terjadi dengan tidak beraturan dan tidak bisa terkendali dengan baik.
  5. Terdapat benjolan-benjolan kecil dibagian bawah kulit
  6. Rasa nyeri yang muncul pada daerah perut
  7. Penurunan berat badan
  8. Mengalami demam
  9. Dan mengalami kelelahan dengan cepat

Cara yang terbaik untuk bertahan dengan gejala sakit jantung rematik dan melakukan pencegahan penyakit jantung rematik adalah dengan mengonsumsi obat antibiotik yang sesuai dengan resep dokter untuk bisa membantu menghentikan terjadinya perkembangan dari penyakit demam rematik.

Mereka yang dulunya sudah pernah mengalami gejala sakit jantung rematik maka biasanya lebih riskan pada serangan yang terjadi secara berulang dan juga rentan dari terjadinya kerusakan jantung. Oleh sebab itulah, seseorang yang awalnya sudah pernah mengalami gejala penyakit demam rematik maka sangat diharuskan untuk minum obat antibiotik setiap harinya atau juga setiap bulannya.

Pemeriksaan Diagnosis yang dilakukan untuk menegakkan gejala sakit jantung rematik adalah :

  1. Pemeriksaan laboratorium darah
  2. Melakukan foto rontgen untuk menunjukan suatu pembesaran pada jantung
  3. Melakukan elektrolakardiogram yang menunjukkan aritmia R
  4. Echokardiogram yang menunjukkan terjadinya pembesaran pada jantung dan juga lesi

Penatalaksanaan Medis yang dilakukan pada gejala sakit jantung rematik adalah :

  1. Melakuan pemberantasan pada infeksi streptococcus
  2. Melakukan pencegahan terjadinya komplikasi karditis
  3. Mengurangi rasa sakit serta demam yang muncul

Pemberantasan infeksi dari streptococcus adalah dengan memberikan penisilin benzatin intramuskuler dengan aturan minum dan dosisnya adalah :

  1. Berat badan yang lebih dari 30 kg diminum 1,2 juta unit
  2. Untuk berat badan yang kurang dari 30 kg diminum 600.000-900.000 unit
  3. Untuk mereka yang menderita sakit alergi pada penisilin yang diberikan obat eritromisin dengan dosisnya adalah 50 mg/kg Bb/hari dan dibagi dalam 4 dosis pemberian selama kurang lebih sekitar 10 hari.

Selain itu, yaing dilakukan dalam mencegah gejala sakit jantung rematik adalah :

  1. Memberikan obat penisilin benzatin sebulan sekali untuk melaukan pencegahan secara sekunder. Hal ini menurut The American Asociation
  2. Melakukan tirah baring yang bertujuan untuk bisa mengurangi komplikasi yang terjadi pada penyakit arditis dan juga mengurangi beban kerja pada organ jantung saat serangan akut pada demam rematik
  3. Jika pasien menunjukan gejala penyakit gagal jantung maka segera harus diberikan terapi digitalis 0,04-0,06 mg/kg Bb.

Selain itu, beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membantu mengurangi rasa sakit serta anti radang :

  1. Pasien yang diberikan obat analgetik untuk membantu mengurangi rasa sakit yang dialaminya. Dan salisilat yang diberikan untuk mengobati anti radang dengan dosisnya adalah 100 mg/kg BB/hari selama kurang lebih dan juga 25 mg/kg BB/hari selama kurang lebih 1bulan.
  2. Dan prednison yang diberikan selama kurang lebih adalah 2 minggu serta tapering off yang dikurangi secara bertahap. Selain itu, dosis awal prednison 2 mg/kg BB/hari

Cara yang dilakukan untuk mencegah gejala sakit jantung rematik adalah dengan membersihkan rumah Anda. Karena bakteri streptoccocus merupakan pembawa penyakit dari terjadinya penyakit demam rematik yang bisa memicu dari terjadinya penyakit jantung rematik. Dan biasanya akan berkembang pada lingkungan yang kurang bersih.

Selain itu melakuan olahraga dan juga mengonsumsi makanan yang mengandung nutrisi tinggi dan juga hahrus dilakukan dengan memelihara kesehatan tubuh untuk tujuan meningkatkan kekebalan tubuh. hindari rokok dan juga menggunakan masker di udara yang berdebu merupakan salah satu cara yang baik. dan selain itu, sebaiknya lebih berhati-hati disaat terjadinya perubahan cuaca yang ekstriim. Karena di waktu ini adalah watu yang paling tepat untuk bakteri streptoccocus sering melakukan serangan infesi.

Jika kondisi penyakit jantung rematik semakin parah, maka pilihan yang terakhir adalah dengan melakukan pengobatan penyakit jantung hal ini bertujuan supaya nyawa si pasien bisa terselamatkan, meski biaya yang harus dikeluarkan harus banyak dan tidak murah.

Itulah informasi mengenai Gejala Sakit Jantung Rematik. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda semuanya. Terimakasih.

Gejala Sakit Jantung Rematik

Posted in Gejala Sakit Jantung | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Gejala Serangan Jantung

Rasa sakit di dada pada umunya dihubungkan dengan adanya kelainan pada pembuluh nadi tajuk jantung. Kelainan ini biasanya terjadi karena jantung terlalu dibebani pekerjaan dan menjadi sakit karena adanya kelainan pada pembuluh nadi tajuk tadi. Gejala serangan penyakit jantung ini memang diikuti dengan rasa tertekan pada dada, pada bagian dada dibelakang tulang dada yang terletak di tengah dada itu sendiri. Hanya kadang-kadang rasa nyeri terasa juga pada sebagian lain dari dada. Rasa sakit tersebut kerapkali menjalar ke bagian tubuh lainnya seperti leher, dagu, pipi, atau bahu, lengan, tangan dan perut.

Gejala serangan jantung yang disebut dengan angina pektoris ini tidak selalu diikuti dengan rasa nyeri di dada, karena kadangkala rasa nyeri terasa antara bahu dan pada lengan, pergelangan dan tangan kiri, lengan dan bahu kiri, lekuk perut, dagu dan sebagainya. Seringkali rasa sakit terasa pada siku dan jari-jari atau mulai terasa di lengan dan terus menjalar ke dada.

jantung-2-depan

Rasa sakit pada gejala serangan jantung memang hampir tidak banyak bedanya dengan serangan angina pektoris. Rasa khas pada gejala serangan jantung yang dimulai dengan rasa dada tertekan sampai rasa dada dihancurkan dengan keras terjadi dalam beberapa jam.

Pada umumnya selain rasa sakit di dada juga ada gejala serangan jantung lain seperti misalnya ketakutan, keringat dingin dan air muka yang berubah menjadi kelabu. Seringkali gejala sakit jantung disalahartikan dengan rasa mual ataupun muntah-muntah.

Sesak napas memang tidak dapat dihindarkan dalam gejala serangan semacam ini, tetapi merupakan gejala yang umu sekali. Bahkan kadang-kadang penderita berusaha mencari udara ketika serangan tengah berlangsung. Bisa pula terjadi debaran jantung menjadi lebih cepat dan tidak normal.

 

Posted in Gejala Sakit Jantung | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Gejala Sakit Jantung Pada Wanita

Setiap orang akan mengalami serangan jantung akan merasakan keluhan yang berbeda-beda. Sebuah serangan mungkin di mulai dengan rasa sakit yang tidak jelas, rasa tidak nyaman yang samar, atau rasa sesak dibagian tengah dada. Kadang, sebuah serangan hanya menimbulkan rasa tidak nyaman yang ringan sekali sehingga sering disalahartikan sebagai gangguan pencernaan atau bahkan lepas dari perhatian sama sekali. Di pihak lain, serangan jantung mungkin akan menimbulkan rasa nyerin paling buruk yang pernah dialami, rasa sesak luar biasa atau rasa terjepit pada dada, tenggorokan, atau perut. Bisa juga mengucurkan keringat panas atau dingin, kaki terasa sakit sekali, dan rasa ketakutan bahwa ajal sudah mendekat.

Juga mungkin merasa lebih nyaman jika duduk dibanding bila berbaring dan mungkin napas begitu sesak sehingga tidak dapat santai. Rasa mual dan pusing sampai muntah bahkan yang lebih parah lagi ialah ketika sampai kolaps dan pingsan. Tanda atau gejala yang demikian ini tentu saja sudah merupakan kondisi serangan yang sudah akut. Baru pada tahap yang mengkhawatirkan inilah kita biasanya sadar terhadap serangan jantung.

Ada beberapa gejala serangan jantung yang lebih spesifik antara lain :

  1. Nyeri. Jika otot tidak mendapatkan cukup darah, maka oksigen tidak memadai dan hasil metabolisme yang berlebihan menyebabkan kram atau kejang.
  2. Sesak napas. Ini merupakan gejala yang biasa ditemukan pada gagal jantung. Sesak merupakan akibat dari masuknya cairan ke dalam rongga udara di paru-paru.
  3. Kelelahan atau kepenatan. Jika jantung tidak efektif memompa maka aliran darah ke otot selama melakukan aktivitas akan berkurang menyebabkan penderita merasa lemah dan lelah. Gejala ini seringkali bersifat ringan. Untuk mengatasinya, penderita biasanya mengurangi aktivitasnya secara bertahap atau mengira gejala ini sebagai bagian dari penuaan.
  4. Palpitasi (jantung berdebar-debar)
  5. Pusing dan pingsan. Penurunan aliran darah karena denyut atau irama jantung yang abnormal atau karena kemampuan memompa yang buruk, bisa menyebabkan pusing dan pingsan.

 

Posted in Gejala Sakit Jantung | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment

Faktor Resiko Penyebab Penyakit Jantung Koroner

Faktor Resiko yang meningkatkan kemungkinan mendapat penyakit jantung koroner

  • Merokok bahan kimia yang terdapat pada asap rokok dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah dan mempermudah keping-keping darah (trombosit) lengket sehingga terbentuk “clot” atau bekuan darah. Akibatnya aliran darah terganggu.
  • Kegemukan kelebihan berat badan menyebabkan metabolisme lemak akan terganggu dengan akibat terjadinya peningkatan kadar kolesterol dalam darah.
  • Kadar Kolesterol Darah Yang Tinggi. Umumnya disebabkan oleh banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung lemak (terutama lemak hewani) dan kolesterol, tetapi dapat disebabkan oleh adanya gangguan metabolisme lemak karena sebab-sebab lain. Makin tinggi kadar kolesterol makin tinggi resiko Penyakit Jantung Koroner (PJK)
  • Kurang Olahraga. Olahraga dapatmenguatka otot jantung, mengurangi kadar kolesterol dalam darah, serta dapat meningkatkan suplai darah dan oksigen ke jantung.
  • Tekanan Darah Tinggi. Tekanan darah tinggi secara terus menerus akan menyebabkan penebalan dinding pembuluh darah, sehingga akan mempercepat terjadinya Aterosklerosis.
  • Penyakit Kencing Manis. Kadar Gula dalam darah yang tinggi dapat menyebabkan terjadinya perubahan dan kerusakan pada dinding pembuluh darah, sehingga mempermudah terjadinya Aterosklerosis.
  • Adanya gangguan metabolism lemak, yang merupakan awal tejdainya Aterosklerosis, dapat dideteksi dengan pemeriksaan Panel Lemak secara berkala.

 

 

Dengan bantuan dokter, Anda dapat membenahi adanya gangguan metabolisme lemak dengn cara diet, olahraga dan/ atau minum obat-obatan.

HINDARKANLAH DIRI ANDA DARI SERANGAN JANTUNG YANG FATAL !!! Dengan Mengurangi Faktor-Faktor Resiko Penyakit Jantung Koroner, yaitu :

  • Tidak merokok
  • Mengurangi Kelebihan Berat Badan
  • Mengurangi Makanan yang Berlemak dan mengandung Kolesterol
  • Olah Raga secara teratur
  • Istirahat yang cukup
  • Mentaati petunjuk dokter dalam pengobatan Kencing Manis dan Tekanan Darah Tinggi
  • Melakukan Pemeriksaan Panel Lemak secara berkala

PANEL LEMAK :

1. Cholesterol Total
2. Cholesterol HDL
3. Cholesterol LDL
4. Trigliserida
5. Apo B
6. Lp (a)

Posted in Gejala Sakit Jantung | Tagged , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Jantung Koroner

Jantung adalah suatu organ tubuh yang berfungsi untuk memompa darah keseluruh tubuh. Jantung terdiri dari otot-otot yang sangat kuat, dan ia menerima makanan serta oksigen dari pembuluh darah koroner yang mengelilinginya.

Penyakit Jantung Koroner (PJK) seseorang dikatakan menderita PJK bila otot-otot jantungnya kurang menderita suplai darah, karena adanya Penyempitan Pembuluh Darah Koroner (ATEROSKLEROSIS)

Aterosklerosis penyempitan pembuluh darah yang disebabkan oleh Pengendapan Kolesterol di dinding pembuluh darah. Apabila suatu pembuluh darah koroner menjadi begitu sempit hingga sebagian otot jantung tidak mendapat suplai darah atau oksigen yang cukup, maka akan terjadi Angina Pektoris, yaitu sakit di dada bagian tengah yang dapat menjalar ke kanan atau ke kiri, atau leher dan ke lengan kiri, dan dapat berlangsung beberapa menit.

Apabila pembuluh darah koroner ini tersumbat seluruhnya, maka sebagian dari otot jantungyang tidak mendapatkan suplai darah akan rusak, dan terjadi serangan jantung yang dinamakan Infark Jantung.

Bila serangan ini meliputi daerah yang luas di jantung, maka dapat menyebabkan Mati Mendadak.

Posted in Gejala Sakit Jantung | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Gejala Serangan Jantung

Jika gejala serangan jantung terjadi pada Anda :

  • Kenalilah gejala-gejala tersebut apakah terjadi nyeri dada, sesak nafas ataupun jantung berdebar
  • Hentikan segera semua pekerjaan apapun yang sedang Anda lakukan lalu duduk atau berbaringlah sembari menarik napas dalam-dalam
  • Jika Anda sendirian sementara gejala tersebut berlangsung lebih dari beberapa menit segera hubungi nomor telepon darurat setempat dan katakan Anda terkena serangan jantung. Atau hubungi orang disekitar Anda dengan memberikan informasi yang sama
  • Jika ada yang bisa mengantar Anda ke rumah sakit lebih cepat daripada kedatangan paramedis, segeralah minta bantuannya pergi mengantar Anda ke ruang gawat darurat di rumah sakit. Lebih cepat ditangani akan lebih baik.
  • Namun jika Anda menunggu tim paramedis datang, maka sementara menunggu, Anda dapat melonggarkan pakaian yng ketat, termasuk ikat pinggang atau dasi. Buat diri dalam posisi yang terasa nyaman.
  • Tetaplah tenang tidak soal Anda korbannya atau penolongnya. Kepanikan dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya aritmia atau penyimpangan irama jantung yang mengancam kehidupan
Posted in Gejala Sakit Jantung | Tagged , , , , , , , , | Leave a comment